ب
Belajar
Halaqah 24 dari 50

Allāh Al-Khāliq Bersifat Khalqu Sebelum Menciptakan

8 menit baca·Sumber: ilmiyyah.com

Poin Penting

  • Allāh memiliki nama Al-Khaliq bukan semenjak menciptakan makhluk — Dia sudah memiliki nama dan sifat *Al-Khalq* (mencipta) sebelum ada ciptaan pertama (sebelum menciptakan Arsy)
  • Demikian pula Allāh memiliki nama Al-Bari' bukan setelah menciptakan *al-bariyah* (makhluk) — nama ini sudah ada pada Allāh sebelum penciptaan
  • Allāh memiliki makna rububiyah (sifat Ar-Rabb) meskipun saat itu belum ada marbub (yang diurus) — Dialah Ar-Rabb dengan sifat rububiyah yang sempurna
  • Allāh memiliki makna Al-Khaliq meskipun saat itu belum ada makhluk — Dialah yang memiliki sifat mencipta
  • Sama halnya, Allāh memiliki nama Al-Ghafur (Maha Pengampun) meskipun belum ada manusia yang berdosa — sifat maghfirah sudah ada pada Allāh
  • Intinya: nama dan sifat Allāh bersifat azali — tidak bergantung pada keberadaan makhluk; sifat-sifat tersebut adalah kesempurnaan Dzat Allāh yang qadim

Dalil

Al-Qur'an

*(Tidak ada ayat spesifik yang dikutip dalam halaqah ini. Prinsipnya kembali kepada dalil-dalil tentang keazalian sifat Allāh dan penetapan nama-nama-Nya yang husna — seperti Al-A'raf:180: وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ)*

Perkataan Ulama

لَيْسَ مُنْذُ خَلْقِ الْخَلْقِ اسْتَفَادَ اسْمَ الْخَالِقِ — وَلَا بِإِحْدَاثِهِ الْبَرِيَّةَ اسْتَفَادَ اسْمَ الْبَارِي
— Imam Ath-Thahawi, *Aqidah Ath-Thahawiyah*. Bukan semenjak menciptakan makhluk Allāh mengambil faedah nama Al-Khaliq, dan bukan dengan menciptakan al-bariyah Dia mengambil faedah nama Al-Bari'. Nama-nama ini sudah ada pada Allāh sebelum penciptaan.
لَهُ مَعْنَى الرُّبُوبِيَّةِ وَلَا مَرْبُوبٌ — وَمَعْنَى الْخَالِقِ وَلَا مَخْلُوقٌ
— Imam Ath-Thahawi, *Aqidah Ath-Thahawiyah*. Allāh memiliki makna rububiyah meskipun belum ada marbub, dan memiliki makna Al-Khaliq meskipun belum ada makhluk. Ini menegaskan bahwa sifat Allāh bukan hasil dari penciptaan, melainkan sifat Dzat yang azali.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن وله

Beliau mengatakan,

لَيسَ منذ خَلقِ الخَلقِ استَفَادَ اسمَ الخَالِقِ

Bukan semenjak Allāh subhanahu wa ta’ala menciptakan makhlukNya, Allāh mengambil faedah dari nama Al Khaliq,

Artinya Allāh subhanahu wa ta’ala memiliki nama Al Khaliq memiliki sifat Al Khaliq sebelum Allāh subhanahu wa ta’ala menciptakan ciptaannya, sebelum Allāh menciptakan ciptaan yang pertama makhluk yang pertama bukan Allah menciptakan baru Allah memiliki sifat atau baru memiliki nama Al Khaliq sebelum Allāh menciptakan makhluk yang pertama Arsy, maka Allāh subhanahu wa ta’ala Dialah Al Kholiq bukan Allāh menciptakan baru Allāh memiliki sifat Al Kholq atau baru memiliki nama Al Kholiq sebelum Allāh menciptakan makhluk yang pertama maka Dialah Allāh subhanahu wa ta’ala Al Khaliq yang maha mencipta Dialah yang memiliki sifat Al Kholq

وَلَا بِإِحْدَاثِهِ الْبَرِيَّةَ اسْتَفَادَ اسْمَ الْبَارِي

Demikian pula Allāh subhanahu wa ta’ala, bukan semenjak Allāh menciptakan al-bariyah, bariyah ini adalah kurang lebih maknanya adalah makhluk, syarhu bariiyah jenis² makhluk,

Allāh mengambil faedah nama Al Bari artinya Allāh subhanahu wa ta’ala memiliki nama Al Bari sebelum Allāh subhanahu wa ta’ala menciptakan albariyah, Allāh subhanahu wa ta’ala sudah memiliki nama albari ini, bukan setelah mencipta al-bariyah baru Allah memiliki nama Al bari, sama dengan nama Al Khaliq .

له معنى الربوبية ولا مربوب،

Allāh subhanahu wa ta’ala itu sudah memiliki makna rububiyah meskipun saat itu belum ada marbub.

Allāh subhanahu wa ta’ala Dialah Ar Rabb meskipun saat itu belum ada marbub yang diurus, maka Allāh subhanahu wa ta’ala Dialah Ar Rabb Dialah yang memiliki sifat rububiyah

ومعنى الخالق ولا مخلوق

Dan Allah subhanahu wa ta’ala memiliki makna Al Khaliq yaitu Allāh subhanahu wa ta’ala Dialah Al Khaliq, Dialah yang memiliki sifat Al Khalq

ولا مخلوق

Meskipun saat itu tidak ada atau belum ada makhluk.

Sama dengan Allāh subhanahu wa ta’ala memiliki nama Al Ghafur meskipun saat itu belum ada manusia yang berdosa/ belum ada yang bersalah, maka Allāh subhanahu wa ta’ala Dialah Al Ghafur Dialah yang Maha pengampun.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqoh kali ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu kembali pada halaqoh selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Transkrip: Abu Mandala
•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•

24 / 50