ب
Belajar
Halaqah 42 dari 50

Muhammad adalah Hamba Allāh yang Terpilih Bag 04

6 menit baca·Sumber: ilmiyyah.com

Poin Penting

  • Makna al-Muṣṭafā (yang terpilih): asalnya *mustafā*, huruf *tā'* diganti *thā'* agar mudah diucapkan — karena Nabi ﷺ adalah seorang rasul yang dipilih Allāh di antara hamba-hamba-Nya untuk menjadi utusan
  • Allāh ﷻ memilih para rasul dari malaikat dan dari manusia (QS Al-Hajj:75) — demikian pula Allāh memilih Nabi Nuh, Nabi Hud, dan Nabi Shalih menjadi utusan-Nya
  • Dalam hadits Nabi ﷺ: Allāh memilih Kinānah dari keturunan Ismail, memilih Quraisy dari Kinānah, dan memilih beliau dari Bani Hasyim — beliau adalah pilihan di antara orang-orang yang terpilih, yang paling baik di antara yang baik
  • Allāh lebih mengetahui di mana Dia menempatkan risalah-Nya (`اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ` — QS Al-An'am:124): hanya Allāh yang tahu siapa yang berhak menjadi utusan-Nya
  • Makna `وَإِنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى` inilah yang terkandung dalam persaksian "asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasūluh" — Muhammad ﷺ adalah hamba Allāh yang terpilih menjadi rasul

Dalil

Al-Qur'an

اللَّهُ يَصْطَفِي مِنَ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا وَمِنَ النَّاسِ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ
QS Al-Hajj:75 — Allāh memilih utusan-utusan dari kalangan malaikat dan dari kalangan manusia; sesungguhnya Allāh Maha Mendengar lagi Maha Melihat
اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ
QS Al-An'am:124 — Allāh lebih mengetahui di mana Dia menempatkan risalah-Nya

Hadits

إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيلَ وَاصْطَفَى قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ
— Sabda Nabi ﷺ (disebutkan Ustadz): Sesungguhnya Allāh memilih Kinānah dari anak keturunan Ismail, memilih Quraisy dari Kinānah, dan memilihku dari Bani Hasyim — beliau pilihan di antara orang-orang yang terpilih

Perkataan Ulama

وَإِنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى
— Imam Ath-Thahawi, *Aqidah Ath-Thahawiyah*. Muhammad ﷺ adalah hamba Allāh yang terpilih menjadi rasul — inilah makna syahadat bahwa Muhammad adalah hamba Allāh dan rasul-Nya, sebagaimana yang dijelaskan pada halaqah-halaqah sebelumnya.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن وله

Beliau mengatakan rahimahullāh

الْمُصْطَفَى

Yang terpilih

Berasal dari kata Mustafa, tho itu asalnya ta wajannya muftaalul, cuma diganti menjadi tho untuk memudahkan dalam pengucapan mereka berat untuk mengatakan Mustafa sehingga diganti dengan tho sehingga berbunyi Musthofa yang artinya adalah yang terpilih.

Karena Nabi ﷺ adalah seorang Rasul, Ya seorang rasul yang dipilih oleh Allāh subhanahu wa ta'ala, Allah subhanahu wa ta'ala memilih diantara hamba-hambaNya untuk menjadi utusan Allāh subhanahu wa ta'ala, sebagaimana firman Allāh

اللَّهُ يَصْطَفِي مِنَ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا وَمِنَ النَّاسِ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ ۝.

[QS Al Hajj:75]

Allāh subhanahu wa ta'ala Dialah yang memilih antara Malaikat-malaikat dan juga di antara manusia dari kalangan manusia rusulan para Rasul menunjukkan bahwasanya yang namanya Rasul baik dari kalangan manusia maupun dari kalangan malaikat mereka adalah orang-orang yang dipilih oleh Allāh ﷻ, Allāh ﷻ memilih Nabi Nuh sebagai seorang Rasul, memilih Nabi Hud, memilih

Soleh dipilih di antara hamba-hamba Allāh untuk menjadi seorang utusan Allāh subhanahu wa ta'ala dan di dalam hadis Nabi ﷺ mengatakan,

إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيلَ

Sesungguhnya Allāh ﷻ memilih kinanah/diantara anak² Ismail

وَاصْطَفَى قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ

Dan Allāh memilih orang² Quraisy dari kinanah

وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ

Allāh memilih bani Hasyim dari Quraisy

وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ

Dan Allāh memilihku diantara Bani Hasyim.

Ini menunjukkan bahwasanya beliau adalah pilihan diantara orang² yang terpilih, diantara keturunan Nabi Ismail yang dipilih adalah kinanah kemudian diantara kinanah yang dipilih adalah Quraisy dan diantara orang-orang Quraisy maka yang dipilih oleh Allāh adalah Bani Hasyim dan diantara Bani Hasyim Allāh subhanahu wa ta'ala memilih Nabi Muhammad ﷺ.

Ini menunjukkan bahwasanya beliau adalah Musthofa , beliau adalah termasuk orang² yang Musthofa yaitu dipilih oleh Allāh ﷻ bahkan beliau adalah orang² yang terpilih diantara orang² yang dipilih oleh Allāh ﷻ, yang paling baik diantara yang baik.

Dan didalam Al-Qur'an, Allāh subhanahu wa ta'ala mengatakan,

..اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ ۗ..۝.

[QS Al An'am 124]

Allāh subhanahu wa ta'ala Dia lebih tahu dimana Allāh ﷻ meletakkan ke Rasulannya, Allāh ﷻ lebih tahu siapa diantara makhluk² Allāh diantara hamba² Allāh dia lebih berhak untuk menjadi seorang utusan Allāh subhanahu wa ta'ala,

Berarti disini ketika beliau mengatakan,

وَإِنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى

Kita meyakini bahwasanya beliau adalah seorang hamba Allāh yang terpilih menjadi seorang rasul, menjadi seorang hamba Allāh yang terpilih menjadi seorang rasul.

Ini seperti apa yang kita katakan,

وأن محمدا ﷺ عبده ورسوله

وإن محمدا عبده المصطفى

Dan sesungguhnya Muhammad ﷺ adalah hamba Allāh yang dipilih oleh Allāh ﷻ, berarti disini ada makna dari syahadat kita

و أشهد أن محمدا عبده ورسوله.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqoh kali ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu kembali pada halaqoh selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Transkrip: Abu Mandala

•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•

42 / 50